Brama Kumbara Episode 14

Update Brama malam ini Episode 14

--------------------
Bibi Seka akhirnya selamat dari Ardalepa setelah dibantu oleh anaknya Dewangga.

Tapi sayang Bibi Sekar tidak bertemu dengan Brama. Dalam perjalanan melarikan iri ia malah ditanggap oleh dukun sakti yang menginginkan ilmu awet muda nya.

Karena Bibi Sekar tidak mempunyai ilmu ia akhirnya di bebaskan oleh dukun tadi dan menelantarkan di Pasar.


Sekar yang lapar dan tidak punya uang mengambil kue yang dijual oleh pedagang. Pedagang marah dan membanya pulang untuk dijadikan pembantu sebagai ganti rugi makanan tadi. Dirumah pedagang tadi ternyata Bibi Sekar diperlakukan semena-mena. Bahkan istri pedagang cemburu.

-------
Dewangga yang menyelamatkan sekar ditangkap oleh ardalepa karena mencuri harta ardalepa. ia dihukum dialun alun bersama saudara kembarnya Rangga.

Sementara Rangga dan Dewangga dihukum, ibunya kembali diserang penyakit. Saat itu istri ardalepa yang ke 3 mencoba membunuh Ratna. Apesnya hal itu diketahui oleh Bibi emban pembantu istana.

Setelah Ardalepa mengetahui, ia kemudian dihukum disel di penjara bawah tanah.

--------

Brama Kumbara yang mencari hilangnya Sekar dari Istana Ardalepa terus mencari bersama Utari. ia langsung menuju ke Goa di daerah kaki bukit gunung lumajang.

Sesampainya disana, ia tidak menemukan apa-apa. Tapi beberapa saat kemudian, ia bertemu dengan seorang wanita hebat. Brama mengenali jurus-jurus yang digunakan. dan akhirnya wanita tadi mengakui kalau dia adalah gurunya sekar.

Gurunya sekar bercerita perihal apa yang terjadi dengan Bibi Sekar, Bibi sekar yang sudah tidak mempunyai ilmu kanuragan juga diceritakannya.

Akhirnya Sang Guru Sekar ini menyuruh Brama untuk mencari Sekar sampai ketemu sebelum terlambat.

-----
Kembali Ke Istana ArdaLepa

Ardalepa yang dalam keadaannya pusing mengenai istrinya yang sakit, istrinya yang mencoba membunuh istri yang lain serta anaknya yang mencuri hartanya, ia kedatangan Raja Kuntala.

Raja Kuntala bertanya mengenai kabar Apakah Brama mau atau tidak menerima tawarannya sebagai Panglima Perang.

Ardalepa menjawab, bahwa Brama Menyanggupi, dan rajapun menjadi senang.

Ardalepa berusaha menghasut Raja kalau Brama membawa maksud lain atas kesediaanya bergabung. Raja tidak percaya dan Ardalepa bingung. Ia khawatir dengan bergabungnya Brama, rencananya untuk menjadi Raja bisa gagal.

Bersambung ....

----
Aduh capek juga nih ngetik panjang cerita malam ini. Jangan lupa ya untuk mengomentarinya.
Next Post Previous Post