Manfaat Buah Cermai Untuk Melangsingkan Tubuh

Buah cermai ternyata merupakan buah yang memiliki banyak khasiat dan manfaat. Meski rasanya masam, tapi banyak terdapat khasiat yang baik bagi kesehatan manusia. Pengolahan uah cermai juga tidak banyak macamya. Yaitu hanya sebagai manisan saja.


Setelah diketahui banyak manfaat dan khasiat ini, maka pengolahan buah cermaipun beragam.


Khasiat yang bisa diperoleh dari cermai tidak hanya ada pada buahnya saja, tapi ada juga pada batang, kulit serta daunnya.

Daun : digunakan untuk mengobati batuk berdahak, mual, kanker, sariawan dan menguruskan badan.
Kulit akar : asma dan sakit kulit.
Biji : sembelit dan mual akibat perut kotor.
Buah : obat batuk , menambah nafsu makan

Dalam bidang kesehatan dan kecantikan, ternyata buah cermai bisa  membuat tubuh langsing.


Cara melangsingkan tubuh dengan daun cermai.

  • Siapkan daun cermai yang segar 1 genggam kemudian daun cermai dicuci bersih.
  • Daun cermai direbus menggunakan air bersih sebanyak 3 gelas, rebus sampai airnya tertinggal menjadi 2 gelas.
  • Apabila air rebusan sudah mendingin lalu saring airnya
  • Diminum air rebusan/ramuan ini 2 kali sehari pada pagi hari dan petang
Tidak dianjurkan untuk meminum obat ini terus menerus, karena efeknya kuat sekali. Sehingga yang baik itu gunakan sesekali saja.

Ribuan Manfaat Daun Kelor Bagi Kesehatan

Kelor memiliki nama latin Moringa oeifera Lamk dan termasuk dalam keluarga Euphorbiaceae. Daun kelor ternyata ribuan manfaat tak terduga bagi kesehatan. Lihat saja kandungan nutrisinya. Daun kelor mempunyai 7 x vitamin C pada jeruk, 4 x calcium pada susu, 4 x vitamin A pada wortel, 2 x protein pada susu dan 3 x potasium pada pisang. Woww, sungguh luar biasa!

Berikut ini beberapa penjelasan mengenai kandungan nutrisi daun kelor seperti dikutip dari Pondokibu.com:

Daun kelor mengandung lebih banyak vitamin C

Vitamin C memperkuat sistem kekebalan tubuh kita dan melawan penyakit infeksi termasuk flu dan pilek. Buah- buah yang berasa asam seperti jeruk dan lemon mengandung banyak vitamin C. Tetapi Vitamin C daun kelor 7x lebih banyak daripada jeruk.

Daun kelor mengandung potassium

Potassium penting untuk otak dan saraf. Pisang adalah sumber potassium yang sangat baik. Daun kelor mengandung potassium 3x lebih banyak daripada pisang.

Daun kelor kaya akan Vitamin A

Vitamin A bertindak sebagai pelindung melawan penyakit mata, kulit, jantung, diare,dan banyak penyakit ringan lainya. Wortel diketahui sangat kaya vitamin A. Tetapi vitamin A pada daun kelor 4x lebih tinggi dari pada wortel.

Daun kelor mengandung kalsium

Kalsium membangun tulang dan gigi yang kuat dan membantu mencegah osteoporosis. Susu menyediakan banyak kalsium tapi kalsium pada daun kelor 4x lebih banyak dari kalsium susu. Daun kelor dapat membantu membangun kembali tulang-tulang yang lemah, mengatasi kekurangan darah dan membantu para ibu yang kekurangan gizi untuk memenuhi gizi bagi bayinya. Para dokter di Africa menggunakan daun kelor untuk pengobatan diabetes dan di India daun kelor digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi.

Dari hasil analisa kandungan nutrisi dapat diketahui bahwa daun kelor memiliki potensi yang sangat baik untuk melengkapi kebutuhan nutrisi dalam tubuh. Dengan mengonsumsi daun kelor maka keseimbangan nutrisi dalam tubuh akan terpenuhi sehingga orang yang mengonsumsi daun kelor akan terbantu untuk meningkatkan energi dan ketahanan tubuhnya.

Selain itu, daun kelor juga berkhasiat untuk mengatasi berbagai keluhan yang diakibatkan karena kekurangan vitamin dan mineral seperti kekurangan vitamin A (gangguan penglihatan), kekurangan Choline (penumpukan lemak pada liver), kekurangan vitamin B1 (beri-beri), kekurangan vitamin B2 (kulit kering dan pecah-pecah), kekurangan vitamin B3 (dermatitis), kekurangan vitamin C (pendarahan gusi), kekurangan kalsium (osteoporosis), kekurangan zat besi (anemia), kekurangan protein (rambut pecah-pecah dan gangguan pertumbuhan pada anak).


Manfaat Daun Kelor


Antimikroba, antibakteri, antiinflamasi (antiradang), infeksi, virus Ebstein Barr (EBV), virus herpes simplek (HSV-1), HIV/AIDS, cacingan, bronchitis, gangguan hati, antitumor, demam, kanker prostat, kanker kulit, anemia, diabetes, tiroid, gangguan saraf, kolik di saluran pencernaan, rematik, sakit kepala, antioksidan, sumber nutrisi (protein dan mineral), dan tonik.

Anti-inflamasi.

Kelor memiliki fungsi pengobatan karena mengandung kalsium dan pospor. Kandungan mineral dan vitamin sangat tinggi dibanding sayuran lainnya. Tidak heran, media asing banyak yang menyebut kelor sebagai “pohon ajaib” maupun “Pohon untuk Kehidupan”.

Dari penelitian daun kelor mampu menghambat aktifasi NFkB dan menurunkan ekspresi protein tumor.

Menurunkan kolesterol jahat.

Kelebihan kolesterol dapat memacu berbagai penyakit. Tingginya kadar kolesterol dipicu oleh pola makan yang kurang sehat dan ditambah faktor psikologis seperti stres. Hormon adrenalin dan kostisol dapat memicu produksi kolesterol dalam tubuh.

Penelitian tentang daun kelor membuktikan, bahwa efek dari ekstrak kelor sebanding dengan obat atenolol dalam menurunkan kadar lemak dalam tikus.

Mengatasi nyeri, letih, linu.

Daun kelor mengandung pterigospermin yang merangsang kulit sehingga dapat berfungsi sebagai param yang manghangatkan. Jika daun kelor dilumat dan dibalur akan mengurangi rasa nyeri karena bersifat analgesik.

Manfaat Bunga

Antimikroba, antibakteri, infeksi, flu, cacingan, sariawan, radang tenggorokan, antitumor, rematik, gangguan saraf, sumber nutrisi, dan tonik.

Manfaat Biji Kelor

Antimikroba, antibakteri, kutil, penyakit kulit ringan, penjernih air, antitumor, sariawan lambung, demam, rematik, antiinflamasi, menaikkan kekebalan tubuh, sumber nutrisi, dan tonik.

Kulit Batang Kelor

Mengatasi karang gigi, gangguan pencernaan, flu, sariawan, antitumor, rematik, detoksifikasi, penetralisir racun ular serta kalajengking, sumber nutrisi, alat kontrasepsi dan afrodisiak.

Manfaat Akar Kelor

Antimikroba, karang gigi, flu, demam, asma, penguat jantung, antiinflamasi, rematik, bengkak kaki (edema), epilepsi, sakit kepala, afrodisiak, menjaga kesehatan organ reproduksi, penyegar kulit, mengobati penyakit ginjal, dan pembesaran hati (hepatamegali)

Di balik daunnya yang kecil, daun kelor ternyata mengandung khasiat yang begitu besar bagi kesehatan. Kurang lebih satu dekade lalu, kita mengetahui berita kelaparan dan gizi buruk di Ethiopia dan beberapa nega Afrika lain. Namun saat ini, berkat daun kelor dan program PBB bencana kelaparan tersebut tidak terdengar lagi.

Obat Asma Tradisional

Obat Asma Tradisional Alami HerbalAsma bukanlah nama orang, melainkan nama penyakit. hehe

Asma adalah merupakan keadaan dimana saluran pernafasan yang mengalami penyempitan karena hiperaktivitas terhadap rangsangan tertentu, dan menyebabkan peradangan.

Biasanya disebabkan oleh zat allergen atau polusi, kegiatan jasmani yang berlebihan, atau emosi yang tidak stabil. Kebiasaan merokok juga bisa jadi salah satu penyebab penyakit asma.

Jenis Asma dan Gejalanya

Berikut ini beberapa jenis asma dan gejala yang menyertainya seperti dikutip dari laman Detik.com:

1. Intermitten: Gejalanya biasanya 1 bulan sekali, termasuk jarang-jarang, serangan singkat di malam hari, dan paru-paru masih dalam keadaan normal.

2. Persisten ringan: Gejalanya 1 kali seminggu, bisa sampai terbangun tiba-tiba 2 kali sebulan tetapi paru-paru masih normal.

3. Persisten sedang: Gejalanya setiap hari, serangan mulai mengganggu tidur dan aktivitas, kondisi paru-paru mulai tidak normal, arus puncak ekspirasi (APE) dan volume ekspirasi paksa (VEP) terbaik hanya 60-80 persen.

4. Persisten berat: Gejala terus menerus sekitar 3 atau 4 kali, sering kambuh setiap malam, aktivitas terganggu bahkan bisa sampai tidak bisa keluar rumah, APE dan VEP kurang dari 80 persen.

Obat Asma Tradisional


Penyakit Asma bisa juga diobati dengan ramuan tradisional berbahan dasar herbal alami. Berikut ini beberapa ramuan tradisional untuk mengobati Asma.

1. Bunga Kenanga

Selain harum, bunga yang satu ini ternyata bisa dijadikan sebagai obat. Salah satunya obat untuk penyakit Asma. Caranya, sediakan 15 sampai 30 gram bunga kenanga, 1,5 sendok teh gula pasir dan air secukupnya. Pertama-tama, bunga kenanga direbus dalam 200cc air hingga tersisa 100cc, kemudian tambahkan gula pasir. Setelah diaduk ramuan disaring dan diminum dua kali sehari tiap pagi dan sore.

2. Kulit Buah Semangka

Siapa yang memakan semangka dengan kulitnya? Haha, tentu saja tidak ada. Karena kulit semangka memang bukan sesuatu yang dapat dimakan. Namun meski begitu, kulit semangka bisa dijadikan sebagai obat bagi penderita asma. Caranya dengan merebus 15 gram kulit buah semangka kering dengan bunga kenangan kering dalam 400 cc air hingga tersisa 200cc. Setelah dingin, airnya disaring dan diminum dua kali sehari.

3. Bunga Matahari

Selain bunga kenanga, bunga matahari juga bisa dijadikan obat untuk menyembuhkan asma. Caranya, ambil sekuntum bunga matahari langsung dari tangkainya lalu direbus bersama gula batu dalam 500cc air hingga tersisa setengahnya. Kemudian saring dan minum airnya. Oh ya, bagian bunga matahari yang digunakan hanya bagian tengahnya saja.

Oke, itu dia beberapa ramuan tradisional untuk mengobati Asma. Selamat mencoba dan semoga lekas sembuh.