Apabila kamu belum selesai membaca bagian 1 dari episode 11 atau ada yang terlewatkan,
silakan lihat disini. Disini lebih lengkap karena bisa lihat episode
sebelumnya dari episode 1 sampai episode 12 ada disini.
Sinopsis Little Women Episode 11 Part2
Suatu saat Jan ma-ri baru keluar dari kantor OBN ia sudah ditunggu oleh In-Kyung. In-Kyung bertanya bagaimana bisa kau menyiarkan berita sekonyol itu?
Newpictur
In-Kyung bercerita ia sangat menghormati Ma-ri Reporter berkepala dingin.
Tapi Mari membencinya kaarena In-Kyung reporter yang sangat sabar sehingga Ma-ri terlihat jahat. Berangkat kerja dengan penuh harapan meski tahu akan diabaikan seharian. Menangis melihat penderitaan orang lain, adalah kecerobohan seorang reporter. Dan kau terlihat bahagia meskipun miskin.
Dibuletin yayasan Wonryeong bulan april 1997, ada sebuah artikel mengenai seorang anak bernama jan Ma-ri yang menerima beasiswa. Ada foto saat dia tinggal bersama dengan kakeknya dirumah sampah juga. Setelah melihat aku mengerti begitu keras untuk menjadi sukses.
Ma-ri tidak menjawab pertanyaan In-Kyung dia malah mengalihkan pembicaraan mengenai dana 70 miliar milik In-Joo. Apakah kau tidak tahu dana 70 miliar milik kakakmu meski tinggal serumah? Aku sudha sejak lama ingin melepas topengmu. Jika kau menjunjung tinggi keadilan kau seharusnya melaporkan ke polisi. Jika kau menjunjung tinggi kebenaraan seharusnya diberitakan. Kau pura-pura tidak tahu tapi menoleransinya. Itulah kau . kau memiliki keserakahan yang sama dnegan orang lain. Seperti laci yang penuh dengan botol mias yang diminum diam-diam.
Tentu aku memiliki keserakahan juga. Aku berakhir seperti ini karena mengejar kebenaran dibalik uang 70 miliaar juga. Aku tidka sepertimu yang mengarang cerita karena dibutakan oleh keserakahan.
Aku menyiarkan berita yang konyol? Berita itu adalah kebenaran bagiku. Kau mungkin punya kebenaranmu sendiri. Tapi aku juga punya kebenaranku. Ma-ri lalu mask ke mobilnya meninggalkan In-Kyung di parkiran.
Foto1
Tiba-tiba datang sebuah mobil hitam. Pintu terbuka dan mereka lalu menangkap In-kyung dan memasukkan kedalam mobil.
Foto2
Jong Ho datang sudah membawa manel bulu untuk In-kyung.
Belum selesai ye. masih dike\tik. datang lagi besok ya.,
Jika teman teman belum selesai membaca episode 10 bagian 2 atau ada yang terlewat,
silakan lihat disini. Disini lebih lengkap karena bisa lihat episode sebelumnya juga.
Sinopsis Little Women Episode 11 Part1
Episode 11 ini diawali dengan berita mengenai hasil survey park Jae-sang yang masih unggul terhadap lawan nya. Meski demikian hal ini tidak membuat Park Jae-sang berpesta merayakan hasil yang dicapai dengan susah payah ini.
Park Jae-sang berkumpul bersama istrinya sambil menyaksikan berita hasil survey tersebut. Park jae-sang disuguhkan dengan buah apel yang sudah dikupas oleh istrinya. Tapi di dalam nampan itu ada setangkai bunga anggrek biru.
Semua anggota komunitas jeongran harus bersedia bunuh diri jika diperlukan. Tandanya adalah dengan menerima anggrek biru. Kali ini giliran Park Jae-sang yang menerima anggrek biru.
Disini Jae-sang bercerita bahwa mengapa Sang-a menikah dengan nya. Itu karena ia rela mati demi kebaikannya kapan saja tanpa ragu. Itu adalah impianku saat berusia 12 tahun. Tinggal bersamamu, menikah denganmu dan memiliki semua yang ada didunia ini.
Karena Jae-sang tidak melakukan tugasnya dengan benar, Sang-a dan Ayahnya kini terancam. Untuk itulah Jae-sang mendapat anggrek biru untuk menyelamatkan Sang-a dan ayahnya Jendral Won Gi-Seon.
Dengan anggrek ditangannya, Jae-sang pergi untuk bunuh diri. Dia berjanji akan selalu menlindungi sang-a meski harus melompati gedung tinggi. Dan kini ia telah lakukan.
Sang A mendapat paket dari In-Hye. Paket itu berisi lukisan. Lukisan itu berisi sang-A Sang-Woo dan Jae-sang. Ia bersedih karena semuanya sudah tiada hanya tinggal dirinya.
Direktur Sang-a memanggil Ibu Go untuk memerintahkan tugas berikutnya. Sang-a mengatakan tidak mudah menjadi orang licik dan berbakat seperti kau. Mulai sekarang aku akan emmberimu sayap. Kami tidak perlu citra yang baik.
Menurut Ibu Go. Apa aku diizinkan membunuh oh In Joo dan In Kyung?
Jangandibunuh sekarang, Kita bisa menyekapnya dulu sambil menunggu waktu yang tepat.
Belum selesai diketiknya silakan kembali lagi nanti.
Reza Oktovian sekarang menjadi bagian dari juri acara Indonesian Got Talent. Diacara ini banyak peserta yang menjadi penggemarnya.
Reza Arap Dulu
Mempunyai nama lahir Muhammad Reza Oktovian lahir pada 5 oktober 1987. Dari TK hingga SMK ia mendapat pendidikan berbasis ke kristenan. Reza merasa terbebani dengan nama itu, sehingga pada tahun 2018 ia mengganti namanya menjadi Reza Oktovian saja.
Sejak kecil orang tuanya sudah berpisah. Orang tuanya berasal dari Tionghoa Singapura dan Surabaya. Reza menolak semua harta warisan pemberian ayahnya termasuk mobil, Perusahaan beserta pabriknya. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, banyak pekerjaan yang sudah dilaluinya. Diantaranya pernah menjadi tukang ojek, penjaga warnet, hingga menjadi sales kosmetik yang menjual produk dari rumah kerumah.
Perjalanan karir
Profesi Reza arab adalah sebagai konten kreator, pengusaha, Streamer, DJ, aktor, musisi dan pebisnis juga.
Perjalanan karir reza berubah ketika ia menekuni youtube. Akun youtubenya dibuat pada 2012 dan video yang diupload pertama pada 2013. Channel youtubenya berhasil mencuri perhatian warga net hingga berhasil menembus 2juta subscribe. Dimana saat itu masih susah mencari Subscriber youtube.
Pada 2016 Reza memulai acting di film berjudul Modus buatan Rapi Film. Ditahun itu ia masuk kedunia musik bersana Eka Gustiwana dan Billy Taner dengan kelompok musin bernama Weird Genius. Grup musik itu beraliran Synth-pop.
Pada 2018 Reza Arap menutup akun Youtubenya. Hal itu ia umumkan pada unggahan Insta Storynya pada 10 September 2018. Dalam Instagram Stories-nya, Reza Arap menyatakan ia menghapus kanal YouTube-nya karena ia ingin fokus pada kehidupan pribadinya. Ketika itu banyak pihak meragukan alasan itu.
Kemudian Channel Youtube itu ia kembalikan dan menyumbangkan Channel itu ke Yayasan Kanker anak, yakni Yayasan Anyo Indonesia.
Pada tahun 2019, ia bekerja sama dengan Gushcloud, ia menjadi co-pimilik dari PLUUS Record yang merupakan label music asal Asia. Ditahun yang sama ia bekerjasama dengan Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming Raka dan Arnold Purnomo meresmikan konsep bisnis bernama Kolaborasa, yang berlokasi di Kaesang Gallery, Jakarta Utara.
Reza Arap tersangkut hukum
Pada awal 2022 ini tepatnya april 2022 Reza tersangkut hukum dan diundang Bareskrim polri untuk dimintai keterangan terkait kasus Doni Salmanan. Sebelumnya Doni Salmanan ditahan atas kasus penipuan berkedok Trading. Doni menyawer Reza Arap senilai 1 Milliar. Dimana uang yang digunakan adalah hasil menipu para korban aplikasi trading Quotex. Karena masalah ini reza Arab sampai turun berat badan sebanyak 7 kilogram. Ia juga mengembalikan uang donasi ini ke bareskrim Polri sebagai dana sitaan kasus Doni Salmanan.
Reza arap menikah
Pada tahun 2021 tepatnya hari Sabtu, 21 Februari, ia menikah dengan Wendy Walter secara budha di bali. Dengan ini menjawab penasaran netizen yang bertanya apa agama Reza Arap. Agama Reza arap Budha. Sebelmnya mereka menikah secara hukum negara pada januari 2021.
Alasan reza menikah denganWendy Welter adalah karena si Wendy Welter bisa membimbingnya menjadi lebih baik. Pada awalnya dia menolak apa yang disuruh Wendy tapi pada akhirnya dilakukan juga.
Rencana Adopsi Anak
Setelah menikah Reza Arap belum berencana memiliki anak sendiri dengan pasangan. Ia punya rencana lain yaitu dengan mengadopsi anak.
Profil Wendy Welters
Nama Wendy Welters awalnya tidak dikenal di masyarakat. Tetapi setelah menikah dengan Reza Arap banyak orang yang penasaran dengan Wendy ini dan Wendipun makin dikenal orang banyak.
Wendy Welters pernah bekerja di bank pada tahun 2014 sebagai Treasure Funding Officer di DBS Bank.Selain itu ia juga pernah menjabat sebagai Sr Business Dev di CTBC Bank pada 2015 hingga 2016. Lalu sejak 2016 sampai 2017, ia bekerja di Mamaway Indonesia sebagai PA to CEO
Setelah menikah, ia lalu diminta sang suami untuk Resign. Selain itu sekarang dia fokus menjadi Conten kreator dan Selebgram.
Oktober 2022 ini banyak beredar kabar keretakan hubungan rumah tangga Reza Arap dengan Wendy Walter. Diisukan bahwa Reza selingkuh dan menduakan Istrinya. Deddy Corbuzier menanyakan ini di podcastnya tetapi Reza arap tidak menjawabnya hingga akhir Podcast.
Bergabung dengan Weird Genius
Pada tahun 2016 Reza Arap bersama dua orang rekannya Eka Gustiwana dan DJ Billy Taner membentuk grup muskin bernama Weird Genius. Nama Weird Genius ini diberikan oleh Raza Arap. Grup musik ini sudah memproduksi lagu sejak 2016. Ditahun 2020 lagunya viral berjudul “Lathi”.Ditahun 2019 Dj Billy Taner digantikan oleh Gerald Liu.
Filmografi
· Modus pada 2021
· Indoneisa’s Got Talend
Diskografi
Single
2016 GGS (Ganteng Ganteng Swag) (bersama Young Lex, SkinnyIndonesian24, Kemal Palevi dan Dycal) sebagai Reza Oktovian
2017 Stranger (bersama Jovial Da Lopez, Kyra Nayda dan Eka Gustiwana)
Ihsan Tarore adalah Juara dari Indonesia Idol Musim Ketiga. Ihsan bernama lengkap Muhamad Ihsan Tarore, adalah anak pertama dari 3 bersaudara. Lahir di Medan, Sumatera Utara, 20 Agustus 1989 anak dari pasangan Kusnadi dan Endang Susilawati.
Saat ini (feb 2014) Ihsan menjalani kesibukan syuting sinetron terbaru MNCTV berjudul Teddy Boy. Sebuah boneka ajaib yang bisa berjalan layaknya manusia.
Pada tahun 2016 Ihsan menjadi pemenang ajang DA Celebrity 2016.
(Update) Ihsan pada 3 November 2021 merilis video musik di channel youtubenya berjudul Hanya Tuhan Yang Tahu. Tapi sepertinya video musik ini kurang diterima oleh masyarakat dilihat dari berapakali video ini di lihat. seperti ini videonya.
Update 2022. Di 2020 Ihsan Tarore berpacaran dengan Denada dan sempat diberitakan akan menikah. Tapi hubungan itu kandas. Menurutnya itu karena keegoisannya.
Sampai sat ini tidak ada berita mengenai istri ihsan tarore. Meskipun demikian keyword mantan istri ihsan tarore masih ada di pencarian internet.
Sebelum menjadi Idol, Ihsan tarore berprofesi menjadi petani. Profesi ini diajari oleh ayahnya. Dengan menjadi penati inilah ia bisa membiayai sekolahnya sejak SMP.
Biodata Ihsan Tarore
Nama Lengkap : Muhamad Ihsan Tarore Nama Lain : Ihsan Tarore, Ihsan Idol Tempat, Tanggal Lahir : Medan, 20 Agustus 1989 Twitter : @ihsantarore Instagram : https://www.instagram.com/ihsantarore/
Album solo
· The Winner (2007)
Album kompilasi
· Tribute To Tonny Koeswoyo bersama finalis Indonesian Idol Musim Ketiga (2006)
Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap bisa lihat di sinopsis little women lengkap disini agar kamu tidak ketingalan episode sebelumnya.
Sinopsis Little Women Episode 12 Part 2 - Tamat
Newpicture
In-Joo memegang granat baby dan emngancam akan meledakkan Sang-a. Tetapi bukan takut Sang a malah tertawa karena jika itu dilakukan bukan hanya sang-a yang mati, tetapi mereka bertiga bisa mati semua.
Menurut Sang-a ruagan itu mempunyai alat penyiram otomatis untuk menjaga pokon induk anggrek tetap terjaga kelembabapannya selayaknya hutan. Namun ia sudah mengganti airnya dengan asam klorida dengan konsentrat tinggi. Awalnya klorida bisa merusak kulit dan pada akhirnya bisa mati mengenaskan.
Pertama yang mati adalah hwa-young. Matanya akan buta, kulitnya terbakar dan mati secara perlahan. Berikutnya In-Joo, kulitnya paru-parunya akan terbakar karena menghidup udara yang penuh sesak dengan asam klorida. Begitulah rencananya.
In-Joo menceritakan bagaimana Sang-a membunuh orang, ia ingin mereka ulang kejadian saat ibunya mati. Tapi Sang-a membantah karena dia hanya ibunya kembali sehingga dia menjadi stress dan gila dan menjadi monster yang menakutkan.
In-Joo mengatakan Sang A suka membawa kucing liar dijalan, kau memberinya makan, memberinya tempat beristirahat lalu kau membunuhnya.
“Aku sebenarnya sudah mengundang adikmu. Seharusnya dia sudah datang.”
Foto2.
Dalam sebuah perjalanan Ibu Go membawa In-kyung. In-Kyung yang sudah disekap dan dibawa ke rumah Sang-A. Tetapi Do-il yang tidak jadi ke belanda menabrak mobilnya. Ibu Go dan anak buahnya dihajar oleh Do-il.
Jong Ho yang baru saja tiba mengeluarkan In-Kyung dari mobil itu.
Sang-a lalu memulai aksinya dengan menyalakan penyiram air yang sudah berisi cairan asam klorida itu.
In-Joo melihat itu kemudian membuka pemantik bom ditangannya dan memasukkannya ke penutup got. Granat pun meledak. Pintu penutup got terlempar dengan kuat. In-joo mengambil penutup got itu dan digunakannya sebagai payung untuk melindingi dirinya dari asam klorida. In-Joo menuju ke Hwa-young dan melepaskan ikatannya.
Do-il pun datang membuka pintu dan In-Joo dan Hwa young keluar . Belum sempat IN-Joo keluar, Sang-a menarik dari belakang.
Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap bisa lihat di sinopsis little women lengkap disini agar kamu tidak ketingalan episode sebelumnya.
Sinopsis Little Women Episode 12 Part1
Dalam persidangan In-Joo tak disangka Hwa young masuk dan bersaksi apa sebenarnya yang terjadi.
Hasil sidang menyatakan In-Joo dinyatakan tidak bersalah.
Namun satu tahun 6 bulan karena terlibat penggelapan.
Hwa young ditanya sia[a yang mati itu tapi akan dijelaskan lain waktu.
In-Joo bebeas setelah memenuhi penahanan ia disambut oleh In-Kyung dan Jong Ho. Mereka lalau pulang ke rumah In-Kyung.
In-Joo masuk rumah ternyata disana ada Hwa-young. Karena kesal In-Joo mendorong Hwa-young. Hwa young minta maaf dan menjelaskan apa yang terjadi. Dia bercerita apa yang terjadi.
Dia baru mengetahui setelah membaca koran disana ada berita In-joo akan datang ke Singapura. Ada yang menggunakan gaun sama denganku ternyata itu Sang A. Akhirnya Hwa-young mengikuti In-Joo dan mengawasi dari ke jauhan. Hwa young dirawat dirumah sakit hingga beberapa hari berlalu.
In-Joo dihubungi oleh Choi Do-il dan diajak untuk ke belanda.
Hwa-young mengadakan konferensi pers. Dia menjelaskan kalau Sang a masuk kerumahnya dnegan menyelinap. Dan membunuh orang yang mirip denganku.
Menurutmu apa aku bisa melewati rintangan ini kata bu sang -a kepada Ibu Go saat mendengar konferensi pers Hwa Young.
Ibu sang-a membunuh Pak Jang dengan menyuntikkan ekstrak anggrek biru di lehernya. Perawatpun pergi ketakutan. Tapi saat ingin pergi kaki Sang-a di pegang. Ia memberitahu alasan Sang-a tidak pernah menjadi pemimpin Komunitas Jeongran adalah karena Sang-a benar-benar gila.
Dipesawat In-Joo akan segera berangkat ke belanda bersama Do-il. Dipesawat dia ketoilet dan ternyata dia tidak jadi pergi.
Hwa-young ditahan di ruang rahasia anggrek oleh Sang a.
Jika teman teman belum selesai membaca bagian 1 atau ada yang terlewat, silakan lihat disini. Disini lebih lengkap karena bisa lihat episode sebelumnya juga.
Sinopsis Little Women Episode 10 Part2
Do-il datang dia mengatakan pada In-Joo Kita harus memindahkan aset ketempat yang aman. Ibu-Won Sang-a melacak perusahaan atas nama In-Joo. Do-il berencana untuk menjadikan dana perusahaan menjadi aset pribadi. Sehingga ia perlu tanda tangan kontrak. In-Joo tidak mengerti karena kontrak berbahasa inggris. In-Kyung dan Jong-Ho memeriksanya. Setelah itu Jong-ho dan In-Kyung mengiyakan sepertinya harus ditanda tangani. Untuk berjaga-jaga In-kyung sudah mengambil fotonya.
Dijam tangan Do-Il ada lampu berkedip sepertinya itu adalah perekam pembicaraan. Jadi Do-il meminta surat kuasa tadi ternyata diikuti oleh beberapa orang dalam mobil. Orang ini adalah suruhan dari Ibu Go sekretaris Jae-sang.
Sekarang Ibu Go bersama Ibunya Do-il dirumah sakit berjalan menuju kesuatu tempat.
CHoi Hee-Je sedang dengan rencananya disekitaran lokasi kampanye Park Jae-sang. Rencana ini sudah diketahui oleh orang-orang Park Jae-sang. Karena dibocorkan oleh Do-il atas kesepakatan dengan Park Jae-sang.
Rencana Choi Hee-Je sendiri adalah menembak Park-Jae sang dari gedung disekitaran lokasi kampanye.
Selanjutnya DO-il meminta In-Joo mengantar berkas kepada Pak Lee Yong-Gwi. Pak Lee Yong-Gwi menghubungi Hee Je untuk melakukan penawaran terhadap senjata kesayangannya untuk tugas mulia.
Saat CHoi Hee-je lengah sewaktu ke tandas. Mobil truk Choi Hee-Je dipasangi bom oleh orang takdikenal. Sepertinya mereka adalah suruhan Ibu Go.
Pak Hee Je menggunakan truknya ke rumah Lee Yong-gwi. Orang yang akan membeli senjatanya. Perjalanan Hee-je menggunakan truk masih diikuti oleh mobil pengintai suruhan Bu Go.
Orang suruhan Ibu Go sudah mengambil semua senjata yang siap digunakan untuk menembak Park jae-sang.
Selanjutnya Do-il bersiap berangkat keluar negeri bersama Ibunya untuk berobat ke Singapura. In-Joo masih dirumah Lee Yong-Gwi. Beberapa saat kemudian Choi Hee-Je tiba.
Mobil Choi Hee-je meledak. Choi Hee Je keluar dari mobil dengan tubuh penuh api. Pak Lee yong Gwi bergegas berlari membawa pemadam kebakaran dan menyemprotkan tubuhnya yang penuh api.
Dengan panik In-Joo membawanya ke rumah sakit terdekat. In-Joo menghubungi Do-il tetapi tidak tersambung. Dia pun menuliskan pesan agar segera menghubungi balik Jika sudah bisa dihubungi nantinya.
Park Jae-sang akan siaran langsung pada kampanye akbarnya. Dia menghubungi istrinya yang saat itu sedang dikamar mandi sedang berendam di Bathup.
Dalam perjalanan menuju ruang siaran langsung, Park Jae-sang menemukan pintu bertuliskan “ruang tunggu reporter In-Kyung”
Park Jae-sang memaksa masuk keruangan itu meski tidak di izinkan.
In-kyung melakukan siaran langsung bersama Ibu Choi Do-il An So-Yeong. Ia menjalankan hukuman 24 tahun sebagai pelaku kasus pembunuhan di Hongsin-dong pada tahun 1998. Dia tak melakukan pembicaraan karena melakukan operasi jahit lidah Tadi pagi. Aku sebagai Juru bicaranya. Aku yakin pemirsa ingin tahu kenapa aku hadir ditempat ini hari ini. INi adalha kasus pembunuhan ketua panitia penanggulangan penggusuran oleh seorang ibu rumah tangga biasa dengan palu. Aku disini untuk mengungkap siapa pelaku sebenarnya.
Pelakunya orang lain? Begitu tanya host acara tersebut?
Baru-baru ini kami menemukan bukti penting dari kasus tersebut dan melakukan tes genetik. Bisa dilihat, darah, rambut dan jaringan kulit yang ada pada palu dipastikan milik korban, Yoo. Yang penting adalah pegangannya. Jaringan kulit yang tersisa pada gagang kayu dianalisis menggunakan teknik baru yang disebut SNP. Hasil tes jaringan kulit tersebut ternyata bukan milik An So-yeong, tapi orang lain.
Kalau begitu, siapakah orang itu?
Pak Park Il-Bok. Ayah pengacara Park Jae-sang. Kandidat wali kota dari Partai Rakyat.
Jika begitu ini benar sangat mengejutkan.
Park Jae-sang yang melihat siaran langsung itu segera meninggalkan ruangan.
Host menanya lagi ”Kalau begitu, kenapa kau menjalani hukuman dan tidka mengungkapkan pelaku sebenarnya?”
An So-yeong menjawab melalui papan tulis kecil. “Bagi mereka , orang sepertiku bukanlah yang pertama dan yang terakhir. Kasus ini hanyalah permulaan”
In-Joo menyaksikan siaran langsung ini dirumah sakit. Ia terkejut ketika saat sedang menonton tiba-tiba Choi Hee-je yang sedang sakit ada disampingnya.
Do-il tiba dirumah sakit itu. Ia membuka tas dan memasukkan pistol yang ada dibawah tempat tidur Hee-je.
In-Joo kebingungan ada apa ini. Kau setidaknya memberikan penjelasan .
Orang-orang akan kesini. Biar kujelaskan dijalan kata Do-il.Semua terjadi tiba-tiba dan tidak sempat memberitahu In-Joo.
Menurut Do-il In-Joo memainkan peranan yang sangat penting dalam rencana ini. Awal mula rencananya saat In-Joo memberi petunjuk bukti pada secarik kertas dari ibunya yang menunjukkan suatu tempat. Aku langsung mencarinya begitu kembali dari Singapura.
.
Do-il langsung melakukan tes genetik pada barang bukti untuk menemukan pelaku sebenarnya. Hasil bukti itu diserahkan pada In-Kyung untuk dijadikan bukti baru kasus pembunuhan di Hongsin-dong. Aku mau mengadakan ujian ulang pada kasus Ibu. Tetapi ada rencana lain aku harus memakai alat penyadap. Aku menulis keadaan sekarang dan rencana kedepan nya di surat kuasa.
Aku tidak tahu bagaimana nasib Choi Hee-Je selanjutnya. Kuserahkan pada In-Joo. Tapi akting In-Joo sungguh meyakinkan. Karena jika tidak orang-orang akan curiga dan rencanaku bisa berantakan.
Acara Park Jae-sang di tv dibatalkan dan digantikan dengan acara In-Kyung. Pengurus acara meminta maaf karena acara tiba-tiba dibatalkan.
Ibu Go memberitahu kalau menyiarkan berita bohong bisa diancam. Tapi acara hari ini bisa mengguncang eksistensi sebelum pemilihan.
Setelah acara selesai In-Kyung keluar dan bertemu dengan Park Jae-sang.
Dihadapan wartawan Park Jae-sang mengatakan berapa botol miras yang kau minum saat ini. Bukankah kau kemarin masuk kerumah sakit jiwa lalu melarikan diri dalam sehari. Apa itu benar atau tidak.
Jong-ho menjawab. Itu hanya penyamaran.
Park Jae-sang mengatakan lagi kalian sudah dipermainkan oleh pasien delusi. Lusa adalah pemilihan umum. Kalian melakukan hal yang fatal. Kami akan melakukan tindakan hukum.
Inkyung menjawab. Aku tidak menderita delusi silakan lakukan tindakan hukum. Aku bisa menjelaskan masalah rumah sakit jiwa. Aku akan melakukannya melali berita besok.
Jae-sang mendekat dan mengatakan Meski kau ingin menjatuhkanku dari pemilihan umum. Menuduh ayahku sebagai pembunuh adalah tindakan rendahan. Aku hanya ingin menunjukkan siapa kau sebenarnya. Meski kau menang dipemilihan umum hari ini, aku akan mengatakan hal yang sama. Orang-orang juga harus tahu seperti apa walikota yang mereka pilih.
Mau seperti apapun ayahku, itu tidak menunjukkan siapa aku sebenarnya?
Kalau begitu apa aku seharusnya mengungkapkan bahwa kau pembunuh terlebih dahulu?
Tunggu saja, meski agak lambat, aku selalu menyelesaikan pekerjaanku.’
Lakukan dengan cepat. Kau akan masuk berita sebagai orang gila dan kriminal.
Pak Jae-sang meninggalkan tempat itu diikuti wartawan.
Pak Choi hee je bercerita kalau Do-il terus mengomeliku karena takut terjadi sesuatu padamu.
In-Joo bilang aku seperti uang 70 miliar won berjalan.
Perjalanan mereka kemudian dihentikan oleh beberapa orang beratasnamakan polisi.
Ada laporan kepemilikan senjata ilegal.
Mereka memeriksa tas Pak Hee-Je, memborgol tangannya dan membawanya kekantor polisi.
Hari Beritanya tersiar Berita ada seorang pria berumur 60 tahun ditangkap karena kepemilikan senjata api rakitan illegal. Ia mencoba membunuh Park Jae-sang, kandidat walikota Seoul. Polisi sedang menyelidikinya. Sementara mantan reporter berada ditempat pak Choi sehari sebelum penangkapan. Polisi juga menyelidiki apakah mereka bersekongkol untuk malakukan kejahatan.
Menurut Ibu Go Kejadian ini malah meningkatkan perolehan suara di menit-menit terakhir.
Hari kampanye terakhir telah tiba. Park Jae-sang berdiri dihadapan pendukungnya. Suasana meriah dan panggung yang megah mendukung kampanye besar itu. Sorak sorai terdengar memanggil nama Park Jae Sang. Orasipun disampaikan.
Tak berselang lama. Choi Do-il yang bersama In-Joo memulai aksinya. Ipad ditangannya mulai di pencet. Sesuatu pun terjadi, penonton seketika senyap.
Rekaman pembunuhan Won Sang-Woo oleh Park Jae-sang tayang dilayar besar dibelakangnya. Rekaman itu diambil menggunakan kamera tersembunyi oleh Sang-woo yang kemudian dikirim ke In-Kyung.
Semua mata tertuju ke layar besar dibelakangnya itu. Kameramen juga memfoto kejadian itu. Park Jae-sang kebingungan. Harus dibantah dengan apa fakta ini. Ibu Go segera memerintahkan panitia agar mematikan layar. Layar yang sudah diretas itu.
Diperjalanan Jong-Ho bersama In-Kyung melihat berita itu melalui tablet mereka. Jong-Ho tak menyangkan akan sedahsyat itu kekuatan berita. Jong-Ho mengatakan kau mengalakan badai. Park Jae-sang adalah badai.
Saat layar berhasil dimatikan Park jae-sang melanjutkan orasinya. Tapi itu tidak berlangsung lama. Karena layar kembali menampilkan rekaman tadi. Semua orang tercengang menyaksikan rekaman itu. Apakah ini Jae-sang yang asli.
Ibu Go memerintahkan agar semua kabel dicabut kalau perlu dipotong. Setelah rekaman selesai layar baru berhasil dimatikan.
Jae-sang ingin melanjutkan orasinya. Tetapi orang sudah tidak mendengarkan. Karena saat itu sudah disambut dengan suara kembang api. Kembang api bersahutan meluncur dibelakang panggung mengalihkan perhatian semua orang yang hadir.
Dengan muka marah, kesal dan kecewa Jae-sang meninggalkan panggung kampanyenya. Sementara Do-il melanjutkan dengan menayangkan video berita reporter In-Kyung di tengah tengah gedung sekitar kampanye berlangsung.
Diberita itu In-Kyung menjelaskan dengan rinci sekali. Divideo pembunuhan tu adalah pak Won Sang-woo, mantan direktur utama Industri Wonryeong dan direktur utama Rekayasa dan Konstruksi Orchid saat ini. Merekam adegan dia terbunuh tiga hari lalu dan mengirimkannya ke webhard.
Host acara itu kemudian bertanya sumber berita yang disampaikan In-Kyung. Aku mengenal Pak Won Sang-woo saat meliput kasus Bank Tabungan Bobae. Dua hari lalu dia mengirimi surel yang kemungkinan terjadwal sebelumnya.
Kandidat Park Jae-sang sengaja membuat Bank Tabungan Bobae bangkrut untuk menghindari pengembalian dana pinjaman ilegal sebesar 400 miliar won. Dan menutupi fakta ini. Dia membuat empat orang termasuk pak Kim Dal-su , bunuh diri. Inilah proses pembuktian kemampuan yang disebutkan Kandidat Park Divideo. Mengenai masalah ini aku akan menjelaskannya dikesempatan berikutnya.
Pihak Pemilihan umum akan memeriksa siapa yang mensabotase kampanye park jae-sang dan melaporkannya ke pihak berwajib. Survey pemilihan Walikota sudah keluar. Park Jae-sang masih unggul 48,8% dari lawannya yang memperoleh 21%.
Pada kesempatan berikutnya In-Kyung kembali menghadiri wawancara berita. Namun wawancara sempat terhenti karena ada berita sela.
Diberita Sela itu ada seorang Bunuh diri dari gedung yang sudah lama tidak digunakan. Mayat itu teridentifikasi Park Jae-sang. Dari mayat tersebut terlihat Park Jae-sang memegangi bunga anggrek biru ditangannya.
Host Acara lalu menanyakan apa komentar In-Kyung mengenai berita itu. Inkyung tidak dapat menjelaskan. Matanya berkaca-kaca.
Setelah itu istri park Jae-sang menghubungi In-Joo. Dia mengatakan ia tidak akan tinggal diam.
In-Joo memeriksa rekeningnya yang semula 52 juta dolar berubah menjadi 0. Semua isi tabungannya habis terkuras entah siapa yang mengambilnya. In-Joo menghubungi Do-il tetapi tidak bisa. Saat sedang memeriksa tabungan itu In-Joo terkejut karena pintunya digedor oleh orrang tak dikenal.
Siapakah itu masih menjadi rahasia. Saat pintu terbuka .
Jika teman teman belum selesai membaca bagian 1 atau ada yang
terlewat, silakan lihat disini. Disini lebih lengkap karena bisa lihat
episode sebe,lumnya juga.
Sinopsis Little Women Episode 10 Part1
Diawali dengan Sang-Woo menondongkan senjata ke Jae-sang. Sang-woo mengambil ponsel Jae-sang dan menelpon Ibu Go. Dia meminta Ibu Go untuk mentransfer uang 1 miliar won ke rekening panama. Tapi tak berapa lama Park Jae-sang memukul sehingga Sang-woo terjatuh dan pistolnya direbut oleh Park Jae-sang.
Mendengar perkelahian itu Ibu Go segera berangkat menemui Park Jae-sang.
Park Jae-sang berhasil merebut pistolnya dan menembakkannya ke Sang-woo. Ternyata pistol itu tidak ada isinya. Sang Woo ketawa melihatnya.
Jae-sang geram dan bertanya Bagaimana aku sampai diposisi ini. Berapa banyak orang yang sudah aku bunuh. Lalu ia memukul Sang-woo hingga tersungkur. Ia kemudian mengambil batu dan mengatakan “Kau seharusnya tidak keluar dari tempat itu”
“Aku ingin keluar dan memberi tahu semua oran kau orang seperti apa.”
“Memang seperti apa?”
“Seorang Pencuri.”
newpicture
Dengan batu ditangannya Jae-sang kemudian memukulnya dengan batu berulang kali. Hingga nampak darah bercipratan kemukanya.
Park Jae-sang pulang dan Istrinya memberi 2 obat tidur. Park Jae sang meminumnya dan pintu kamarpun ditutup.
In-Joo dan Do-il Tiba dengan dirumah Park Jae-sang Kemudian masuk kekamar Hyo-rin. In-Joo menanyakan adiknya In-Hye karena tidak terlihat dikamarnya. Hyo-rin mengatakan kalau ibunya bilang In-Hye melarikan diri ke-jepang. Tapi kurasa ibuku membawa pergi. In-Hye tak mungkin melarikan diri dan meninggalkanku sendirian.
Tak berapa lama terdengar suara langkah kaki.
Saat dilihat dijendela ternyata langkah kaki Ibunya Hyo-rin. Ia menuju Kamar tertutup. DImana disana ada In-Hye.
In-Hye mengira kalau dia akan dibunuh. Dia berpesan jika aku mati tolong jangan beritahu kakak-kakaknya. Bilang saja kalau dia sekolah seni di belanda atau filandia lalu kabur membawa uang itu.
Tapi Sang-a tertawa dan mengatakan menyebalkan.
Dia bercerita dulunya ibunya mengurung diri dikamar itu selama 2922 hari. Saat itu ia berumur 9 tahun dan tidak hafal tabel perkalian. Ia membutuhkan ibunya. Natal berlalu, ulangtahun berlalu, hingga masa menstruasi. Sementara ayahku terus mengirim baju dan tas dan sepatu baru kesini. Seolah-olah dia bisa langsung keluar dari sini. Selama ibuku mengintospeksi.
Kenapa ibumu tidak bisa keluar?
Jika ayahku membunuh orang, ibuku bilang akan pergi kegereja dan memohon pengampunan dihadapan tuhan. Ibuku orang seperti itu. Namun terlepas ada yang terbunuh atau tidak, dia seharusnya tetap menjadi ibuku. Karena aku lebih penting. Daripada orang-orang itu. Meski begitu semua akan jauh lebih baik jika ibuku masih hidup. Kenapa kakakku sampai akhir pun tak bisa mengerti? Padahal hanya perlu minta maaf dan memohon untuk bisa diselamatkan. Dia tahu akan mati, jadi kenapa?
Sang-a menghapus air matanya dan memberikan sebuah foto. Sang-a ingin In-Hye melukis foto tersebut. Didalam foto tersebut terdapat Sang-a dan 2 saudaranya. Ia minta diselesaikan secepat mungkin.
In-Kyung menanyakan kemana Won Sang Woo karena tidak ada ditempat pada Choi Hee-Je. Sang-woo menghilang dengan membawa mobil dan sebuah pistol milik Hee-Je. Menurut Hee-je Sang-woo melarikan diri karena dia akan menjadi aktor utama dan dia ketakutan.
In-Kyung tidak setuju. Menurut In-Kyung mungkin Sang-Woo akan membunuh Park Jae-sang seorang diri.
Hee-je membantah lagi karena Sang-woo keluar dari militer karena tidak bisa menembak. Memetik bunga saja dia tidak bisa.
In-Hye mengisi waktu dikamarnya dengan melukis foto yang dberikan Sang-a tadi. Ia menghentikan melukisnya mendengar ada orang yang mau masuk ternyata itu adalah kakaknya In-Joo, Do-il dan Hyo-rin.
Hyo-rin juga ternyata baru tahu bahwa inilah yang dimaksud kamar tertutup. Seperti mainan yang dibuat Ibunya dulu.
Do-il memeriksa disekitar kamar ada lemari baju, buku tabungan dll. In-Joo menumukan tulisan dibalik lemari pakaian bertuliskan LARI. InJoo mefoto kata itu dan beberapa bagian kamar. Setelah itu mereka bergegas pergi meninggalkan kamar itu.
Selesai menghadiri pertemuan Park Jae-sang lalu masuk kedalam mobil. Ia lalu menyemprot tangannya dengan anti kuman. Ia tak mau tangannya bersentuhan langsung dengan orang asing.
Ibu Go memberi tahu kalau hasil survey sebentar lagi akan keluar. Ia memberi tahu juga kalau sebelumnya tidak pernah ada kandidat yang menyusul sebesar ini sebelum pemilihan umum.
Park Jae-sang menanyakan Apakah Ibu Go sudah mencari tahu bagaimana Sang-Woo kabur dari rumah sakit?
Ia lalu menunjukkan kalau Do-il sudah kembali ke-Korea. Menurut Ibu Go Do-il mempunyai hubungan spesial dengan In-Joo. Jae-sang tidak percaya kalau Do-il mempertaruhkan uang dan nyawa untuk seorang wanita. Menurutnya Dia pasti bertemu dengan Choi Hee-je. Bu An So-yeong sakita parahkan? Kanker perut stadium ti ga. Keluarkan dia dari penjara dan bawa kerumah sakit.
In-Kyung mengisimkan Surel mengenai kasus yang diselidiki sebelum dipecat kepada media televisi.
Choi Hee-je menonton berita mengenai Jae-sang yang menemui pendukungnya. Dia meminta pendukungnya berkontribusi bagi masa depan Seoul yang cerah.
Hee-Je pesimis untuk menjatuhkan Jae-sang melalui berita. Ia tidak yakin usaha In-Kyung akan berhasil.
In-Kyungpun berjanji akan berusaha sekali lagi menunjukkan apa yang bisa dilakukan melalui berita.
.
Di tengah pembicaraan Do-il datang membawa sebuah tas.
Sementara itu Sang-a mencari kesemua tempat tetapi anaknya tidak ditemukan. Hyo-rin tidak ditemukan dikamarnya.
Saat sedang kebingungan mencari anaknya itu, itu Sang-a sudah ditunggu oleh In-Joo di ruangan depan. In-Joo menceritakan kalau kemarin dia membawa In-Hye pulang tetapi Hyo-rin mengikuti. Ia akan mengembalikan Hyo-rin bila keadaan sudah tenang. Tetapi Setelah subuh mereka sudah tidak ada. Mereka berkemas dan meninggalkan sebuah surat.
Sang-a mengambil surat yang diberikan In-Joo dan ke jendela. Ia membuka surat itu dan membaca. Hyo-rin ingin menjalankan hidupnya sendiri. Kehujanan saat hujan . Terembus angin saat angin bertiup. Aku ingin hidup seperti itu. Dan menjadi seniman. Meski begitu aku mencintai Ibu. Tolong jangan cari aku. Sang-a meneteskan air mata saat membaca surat Hyo-rin.
Sang-a juga bertanya apakah In-Hye juga menuliskan surat ? Ternyata tidak. Dia hanya menulis disecarik kertas berisi “Akan kuhubungi jika sudah menetap.” Melihat hal itu Sang-a tertawa dan mengatakan astaga.
Hyo-rin dan In-Hye ke Busan untuk pergi ke Fukuoka, Jepang. Ia menaiki kapal laut yang besar.
Sang-a mengajak berdamai dengan In-Joo. Dia akan memberitahu ayah Hyo-rin secukupnya. Sang-a juga memberi In-Joo nasihat agar In-Joo tidak mempercayai Do-il yang penipu itu. Ia juga menghasut agar In-Joo membawa adiknya In-Kyung keluar negeri mengamankan uangnya.
In-Kyung masih berusaha menghubungi stasiun tv yang mau menerima berita hasil penyelidikannya. Saat itu In-Joopun tiba. In-Joo ingin menanyakan sesuatu pada adiknya “Jika aku memintamu untuk melepasnya sesaat dan pergi keluar negeri, Apa responsmu?”
Kak In-Joo bisa meninggalkan aku kapanpun. Tapi aku tak bisa meninggalkan korban bank tabungan, para informan yang tiba-tiba menghilang, orang yang berjuang bersamaku, dan nenek. Aku sudah bersama mereka sejak dahulu. Aku tidak bisa pergi kemanapun sekarang.
Maaf. Aku tak seharusnya tak menanyakan itu. In-Joopun berdiri dan pergi kedapur dan memasak.
.
In Kyung terkejut saat membaca surel yang dikirim seseorang. Ia tak mengatakan apa-apa. Ia menangis melihat ke laptopnya. In-Joo kaget dan berusaha menenangkan adiknya.
Kampanye akbar Park Jae-sang akan dilaksanakan. Semua orang sibuk mempersiapkannya. Tak kecuali Do-il dan ayahnya. Do il dan ayahnya sedang menyiapkan sesuatu. Menurut rencana mereka masing--masing.
Choi Hee Je memberikan Do-il secarik kertas. Berisi keterangan senapan dan amunisinya yang dikumpulkan selama 20 tahun. Ia memberikan itu bersiap-siap takut ia tak bisa pulang nantinya.
Tetapi Do-il menolak menerima kertas itu. Ia selama 20 tahun berusaha berjuang tanpa senjata. Ia juga tidak menyukai orang asing yang bersikap seperti seorang ayah.
Do-il lalu bergegas meninggalkan ayahnya.
Do-il mendapat pesan bahwa Ibunya An So-yeong mencoba bunuh diri. Kini dia berada dirumah sakit Wonryeong. Butuh persetujuan wali darurat untuk menjalankan operasinya.
Ibu Choi-Do-Il dilarikan kerumah sakit dengan mulut penuh darah Karena percobaan bunuh deiri dengan menggigit lidahnya.
Do-il menjenguk Ibunya dirumah sakit. Saat itupun Park Jae-sang masuk menjenguk ibunya. Jae-sang menceritakan kalau Ibunya Syok saat bertemu dengan Ibu Go dan menggigit lidahnya dengan keras. Dia takut kalau Ibu-go menyekap dan mengancamnya.
Jae-sang juga bercerita kalau dia yang mengirimnya ke amerika saat berusia 12 tahun. Do-il meminta agar Jae-sang tidak bertele-tele.
Park Jae-sang meminta agar Do-il menyerahkan ayahnya dan bisa segera mengobati ibunya keluar negeri. Karena Ibunya mengidap kanker perut stadium tiga.
Do-il mengiyakan dengan mengatakan apa kau bisa mengatur agar kami bisa pergi secepatnya. Kau juga harus berjanji tak akan mencariku. Dan jangan sentuh uangku. Jika bisa, aku akan memberitahu rencana ayahku.
Park Jae-sang menjawab tentu saja bisa. Dia tidak akan mencarinya. Namun bisa kembali kapanpun. Jae-sang kecewa karena uang 70 miliar won itu Do-il akan meninggalkannya. Jae-sang juga menanyakan apakah Do-il akan membawa In-Joo?
Do-il menjawab,”Aku? Membawa In-Joo?”
Menurut Park Jae-sang dengan apa kau menggerakkan uang itu. Kau pasti membuat kesepakatan untuk bisa menggerakkan uang itu.
Cukup dengan satu surat kuasa.
Jae-sang mengatakan kepada Ibu Go Kau berutang 500 won kepadaku. Ibu-Go mengatakan kalau kau menyukai In-Joo aku katakan tidak aku bertaruh dengan Ibu Go.
Ibu-Go senyum-senyum dan pergi bersama park Jae sangan meninggalkan Do-Il dan Ibunya dirumah sakit.