Semar: “Anak-anak coba kalian lanjutkan peribahasa ini, Guru kencing berdiri, murid kencing..?”
Petruk: “Murid kencing berlari!”
Semar: “Salah!”
Gareng: “Murid kencing di celana!”
Semar: “Goblok, salah!”
(Ruang kelas jadi hiruk pikuk, sebab murid pada kebingungan) Tiba-tiba si Nunung mengangkat tangan,
Nunung: “Murid kencing bernanah !!”
Semar: “Hah..!, apa artinya itu?”
Nunung: “Artinya, waktu acara kemping minggu kemaren saya lihat Pak Guru Semar kencing berdiri dibawah pohon mangga, sedangkan hari ini si Ateng nggak masuk sekolah, menurut keterangan dokter dia sakit kencing nanah ..!”
Semar: “..?”
Murid: “Hore.. hore seratus!”
No comments:
Post a Comment
Note: only a member of this blog may post a comment.